Jakarta, KompasOtomotif – Menyambut peluncuran varian Luxury buat semua tipe Avanza, Toyota Astra Motor (TAM) menggelar presentasi produk khusus buat berbagai komunitas pengguna Avanza. Kegiatan ini digelar komunitas Velozity (Avanza Veloz) di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2014).
Selain dihadiri komunitas Avanza Xenia Indonesia Club dan Toyota Avanza Club Indonesia, acara juga didatangi perwakilan dari beragam komunitas dari pengguna mobil “sebelah”, yakni Nissan Livina Club, Suzuki Ertiga Indonesia, Chevrolet Spin Indonesia, Mobilio Community, dan APV Club.
Banyak pertanyaan yang diajukan, terutama mengenai perbedaan mendasar antara varian Luxury dengan Avanza lawas. Biyouzmal, selaku narasumber product knowledge, mengatakan, pada dasarnya semua perubahan yang ada di Luxury merupakan akesesori tambahan yang bisa didapatkan dengan harga Rp 5-6 juta.
“Avanza lama bisa diubah menjadi Luxury, tidak berpengaruh garansi. Tapi rugi waktu karena ketersediaan suku cadang lama, belum lagi proses pemasangannya. Saya lebih menyarankan, lebih mudah ditukar saja Avanza lama dengan Luxury,” terang Biyouzmal.
Pria yang menjabat Branch Manager Auto2000 Pramuka, menjelaskan, ada program trade in buat pemilik Avanza yang ingin mendapatkan varian Luxury. “Dari Auto 2000 sebenarnya sudah berjalan di berbagai cabang, tapi gaungnya kurang. Kendaraan yang lama dihargai dengan ketentuan khusus dari dealer mobil bekas milik Astra, Mobil88. Datang dengan mobil lama pulang dengan mobil baru,” ulasnya. Program ini tidak hanya berlaku buat komunitas tapi juga masyarakat luas.
"Harga yang harus ditambah ditentukan dari kondisi mobil lama. Program ini terus berlangsung, sebagai apresiasi pelanggan setia Toyota, tapi tidak menutup kemungkinan berlaku juga buat masyarakat luas yang ingin menukar mobil apapun dengan Toyota,” jelas Biyouzmal.
Diskon hingga 15 jutaBiyouzmal mengakui saat ini kondisi stok unit jauh melebihi permintaan pasar, dengan begitu diskon menjadi lumrah. “Bahkan ada beberapa dealer Auto2000 punya stok unit sampai 500 tapi pasarnya hanya 200 unit. Dengan membuka diskon, keuntungan kita sangat tipis, tapi cara itu harus dilakukan daripada tidak ada unit yang keluar,” bebernya.
Untuk Avanza, diskon beragam, mulai Rp 12,5-20 juta. Khusus untuk Avanza Luxury, inden bisa sampai dua pekan, terhitung tanggal pemesanan. 
Read More
Tangerang, KompasOtomotif – Setelah lama menunda, akhirnya Volkswagen (VW) AG, mengeluarkan pernyataan untuk mulai memproduksi “mobil murah”, yang akan dipasarkan pada akhir 2016 atau awal 2017. Namun Garuda Mataram Motor (GMM), selaku pemegang merek VW di Indonesia, mengungkapkan, model-model itu tidak masuk dalam skema “mobil murah” Indonesia (LCGC).
“Jujur, sampai sekarang saya belum dapat banyak informasi soal mobil murah VW, yang saya ketahui baru sebatas seperti anda (media) ketahui. Mereka (VW AG) memang mau bikin mobil murah tapi bukan skema seperti LCGC,” jelas Andrew Nasuri, Presiden dan CEO GMM, usai peluncuran Golf GTI Mk7 dan Scirocco GTS, di Tangerang, Selasa (3/6/2014).
Dugaan mobil murah VW bakal masuk di LCGC mencuat setelah prinsipal pusat di Jerman mulai serius menanamkan investasi 250 juta dollar AS untuk pembangungan pabrik berkapasitas 80.000 unit per tahun untuk menemani pabrik di Cikampek dengan produksi 5.000 per tahun.
LokalAndrew enggan menguraikan strategi yang akan diusung bila pabrik baru telah berdiri. Hanya dijelaskan, di tahap awal, kapasitas produksi bisa mencapai 20-30 ribu unit per tahun. Logikanya, setengah dari produksi itu bisa diserap konsumen Indonesia, sisanya untuk ekspor. Selain mengandalkan harga jual yang semakin murah, VW Indonesia butuh model-model baru yang bisa mengejar volume penjualan.
“Kita sudah siapkan, tapi saya belum bisa ceritakan sekarang. Ekspor belum, semua masih konsumsi indonesia,” ujar Andrew.
Ia melanjutkan, pendapatan orang Indonesia semakin lama semakin naik. Saat itu akan semakin banyak orang yang menghargai mobil berkualitas tinggi. "Waktu 2006 saya masuk ke VW Indonesia, hingga 2009 bergabung bersama Indomobil, penjualan VW hanya 100 unit per tahun. Sekarang sampai 2013 sudah 2.000 unit,” terang Andrew. 
Read More
New York, KompasOtomotif -- Peneliti pasar global, Millward Brown, menobatkan Toyota sebagai merek mobil dengan nilai tertinggi pada BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands 2014.
Ini adalah ketujuh kalinya Toyota meraih posisi teratas, dalam kurun sembilan tahun penelitian ini dilakukan. Toyota hanya kehilangan posisi pertama pada tahun 2010 dan 2012.
BMW menjadi pemegang posisi kedua, yang mendapatkan peningkatan nilai 7 persen sebesar 25,7 miliar dollar AS. Tempat ketiga masih milik produsen asal Jerman, Mercedes-Benz, yang memiliki nilai 21,5 miliar dollar AS. Angka ini tumbuh 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Keempat, ada Honda yang mendapat peningkatan 14 persen, untuk mencapai nilai 14,1 miliar dollar AS. Ford berada di posisi kelima dengan pertumbuhan terbesar yang mencapai 56 persen, dengan nilai 11,8 miliar dollar AS.
"Toyota terus menjadi merek yang pintar dan ini membuatnya terdepan secara kualitas dan nilai. Reputasi Toyota pernah melorot pada 2009 dan 2010, tapi mereka telah pulih dengan cepat," kata Peter Walshe, Direktur Global BrandZ di Millward Brown, seperti dilansir Inautonews, Rabu (21/5/2014).
Read More
London, KompasOtomotif – Kawasaki memperkenalkan Z800 Performance Edition di Eropa. Sepeda motor sport naked ini mendapat ubahan spesial hingga membuatnya seperti motor yang dimodifikasi.
Z800 Performance Edition disebutkan memiliki sisi aerodinamis yang lebih baik, dengan lekuk bodi yang menajam. Tangki bensin menggunakan penutup dengan warna hitam dan desain sporty. Ada penutup pada jok belakang yang membuatnya makin enak dilihat, plus penggunaan knalpot Akrapovic.
Performance Edition tersedia dengan empat pilihan warna berbeda yakni, Candy Flat Blazed Green, Metallic Spark Black, Candy Burnt Orange dan Metallic Flat Spark Black, demikian dilansirMotorbeam, Rabu (21/5/2014).
Sektor mesin tidak diubah atau masih sama dengan Z800 model standar. Mesin empat silinder segaris dengan kapasitas 806cc, berpendingin cair, yang menghasilkan daya 113 PS pada 10.200 rpm dan torsi 83 Nm pada 8.000 rpm, dipadukan dengan transmisi 6-speed.
Harga Z800 Performance Edition belum diumumkan secara resmi. Perkiraan awal motor ini akan dibanderol dengan harga 8.996 Euro atau setara dengan Rp 142,4 juta.
Read More
Paris, KompasOtomotif - Paris akan menjadi salah satu kota dengan batas kecepatan berkendara terlambat di dunia. Walikota Paris yang baru saja terpilih, Anne Hidalgo, bersiap mengajukan proposal untuk pembuatan regulasi baru yang mengatur batas kecepatan.
Sepertiga total jalan di Paris akan berlaku kecepatan 30 kpj, di kebanyakan jalan kota pengendara “diizinkan” memacu kendaraan hingga 50 kpj, sementara di jalur bebas hambatan mentok 80 kpj. Dijelaskan lagi, sebenarnya sudah ada peraturan batas 20 kpj, tapi hanya berlaku di zona khusus. Area ini lebih padat daripada tujuan peraturan 30 kpj.
Kecepatan 30 kpj diterapkan di banyak area padat, yang mempertemukan mobil dengan pedestrian dan para pengguna sepeda. Jika benar terealisasi, maka Paris masuk dalam golongan kota terlambat di dunia dalam hal berkendara. 
Pekan lalu, World Streets, melaporkan, keinginan Hidalgo membuat jaringan jalan Paris terbebas dari kecelakaan, meningkatkan keamanan, sekaligus mengurangi emisi kendaraan, dan dampak polusi.
Read More
Jakarta, KompasOtomotif – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tak hanya memanjakan konsumen kendaraan penumpang, tetapi juga pengguna kendaraan komersial, khususnya truk. Website khusus truk dirilis mulai hari ini, Selasa (3/6/2014), untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen yang ingin menggali informasi lebih detail.

Website bisa diakses di alamatwww.ktbfuso.co.id akan dijadikan sebagai alat efektif dalam versi digital. Artinya, tampilanya nanti juga akan langsung menyesuaikan dengan cepat ketika dibuka dalam versi mobile dari ponsel atau pun tablet. Tampilan akan menyesuaikan dengan gadget dengan konten atau menu yang tetap sama secara keseluruhan.

”Perkembangan media sebagai sarana komunikasi menyebabkan kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat dan akuran meningkat. Ke depan, situs khusus Fuso ini akan terus berkembang sesuai kebutuhan para pembacanya dengan mengikuti tren serta teknologi terkini,” ujar Intan Vidiasari, Head of MMC & MFTBC Public Relations Department.

Secara keseluruhan, website dibuat dengan tampilan modern, simpel, dan stylish, namun tidak menghilangkan kesan kokoh truk Mitsubishi. Menu-menu khusus dirancang untuk memenuhi kebuituhan informasi mengenai Mitsubishi Fuso di Indonesia.

Menu-menu yang ada diharapkan memberi manfaat lebih, terutama dalam mempertimbangkan armada niaga yang paling cocok untuk menunjang kebutuhan bisnis.
Read More
Tangerang, KompasOtomotif - Garuda Mataram Motor (GMM) sebagai pemegang merek Volkswagen di Indonesia, mengungkapkan, rencana besar mendirikan pabrik VW sebagai basis produksi lokal dan ASEAN tetap terlaksana, tapi tidak pada 2014. 

Desember 2013 lalu, Presiden dan CEO GMM, Andrew Nasuri, mengonfirmasi pemancangan tiang pertama bakal diundur, sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Informasi itu diberikan empat bulan sejak kedatangan utusan VW AG, Christian Klinger, ke Indonesia untuk melaporkan rencana investasi pabrik, kepada sejumlah pejabat kementerian pada Agustus. Saat itu disebutkan pendirian pabrik akan terlaksana pada 2014. 

"Memang ada keterlambatan waktu seperti diperbincangkan tahun lalu. Awalnya tahun ini akanground breaking, tapi terkendala kondisi rupiah yang turun terhadap Euro," ujar Andrew. 

Dirinya menjelaskan, masalah ini sedang digodok ulang di prinsipal pusat. Hasil resmi akan dibeberkan dalam jangka waktu dekat. "Sekarang keputusan sudah mendekati titik akhir. Sebelum Lebaran (28 juli) kita sudah bisa dapat kepastian. Feeling saya jadi awal 2015," jelas Andrew.

20-30 ribu unit
Dijelaskan, keputusan awal pabrik besar VW sanggup memproduksi hingga 80 ribu per tahun, namun Andrew menerangkan, tahap awal berkisar 20-30 ribu unit. Di fase ini, VW masuk ke proses perakitan berkonsep Completly Knock Down (CKD). 

"Mereka (VW) mau mengikuti jejak kompetitor yang lain. Karena kalau mau masuk ke industri otomotif Indonesia urutannya itu Complete Built Up, Semi Knock Down, lalu CKD. Setelah itu lokalisasi, tapi tergantung skala ekonomisnya," jelasnya. 

Dengan menjalankan CKD, harga setiap unit VW di Indonesia bisa turun hingga 20 persen.
Read More