Berkeliling Kota dengan SUV Diesel Serbabisa

01.36
Posted by Jingga Manisin 0 comments

Bandung, KompasOtomotif – Minggu lalu, KompasOtomotif mengajak ”jalan-jalan” duo SUV andalan Toyota tipe atas, yakni Fortuner G VNT Diesel 4X4 serta 2.7 V bensin 4X4. Kedua mobil punya kemampuan ”hidup di dua alam”, namun diajak keliling kota untuk merasakan kenyamanan sebagai mobil keluarga.

Setelah merasakan kenyamanan versi bensin [baca: Merasakan Kenyamanan "SUV 2 Alam" di Perkotaan], giliran KompasOtomotif menjajal tipe bensin. Pada dasarnya sama dengan tipe G VNT ”biasa”, hanya sudah dibekali sistem berpenggerak empat roda. Selain tenaganya lebih galak, kemampuannya juga meningkat.

Interior semakin mewah dengan jok berbahan fabric khusus paduan beige dan cokelat. Sistem audio jauh lebih baik dengan koneksi Bluetooth, mampu terhubung dengan aneka gadget serta ditambah dengan alat navigasi.

Terdapat panel

Read More

Kerja Sama BMW dan Toyota Terus Berlanjut

02.40
Posted by Jingga Manisin 0 comments

Jakarta, KompasOtomotif – BMW bakal terus menginvestasikan dana untuk mengembangkan mobil hidrogen berteknologi fuel cell. Mobil tes terkini yang sedang dikerjakan hasil kolaborasi dengan pencetus mobil hidrogen produksi massal, Toyota.
BMW sebenarnya telah memulai pengetesan mobil hidrogen pada 2007 bersama model Seri 7 bermesin 6.9L V12 yang mampu bergerak menggunakan bensin atau hidrogen. Ian Robertson bos marketing dan pemasaran global BMW mengatakan, inovasi penyimpanan energi pada fuel cell telah berkembang signifikan dalam beberapa tahun ke belakang.
Tapi masalah utama bukan pada apa yang bisa dilakukan pabrikan, melainkan seberapa cepat sarana infrastruktur mendukung teknologi hidrogen diterima masyarakat. “Kami telah mengatakan akan terus berinvestasi pada hidrogen dengan hasil memproduksi kendaraan tes dalam jumlah kecil untuk membuktikan teknologi ini

Read More

AHM Sandang Predikat Perakit Sepeda Motor Terbesar di Dunia

14.20
Posted by Jingga Manisin 0 comments

Karawang, KompasOtomotif — PT Astra Honda Motor (AHM) meresmikan pabrik keempatnya di Kawasan Industri Indotaisei, Kota Bukit Indah, Karawang, Jawa Barat. Fasilitas ini dibangun di atas lahan 84 hektar dengan kapasitas produksi 1,1 juta unit per tahun, menyerap investasi Rp 3,3 triliun.

Peresmian pabrik dilakukan oleh Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla didampingi Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. Juga hadir Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Presiden Direktur PT Astra international Tbk Prijono Sugiarto, dan CEO Honda Motor Company Limited Takanobu Ito.

Fasilitas baru AHM ini mampu menyerap hingga 3.500 orang pekerja dan didukung 230 orang operator wanita. Dengan tambahan ini, kapasitas produksi

Read More
Jakarta, KompasOtomotif – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W pelan-pelan berbenah demi mengejar ketertinggalan di pasar sepeda motor nasional. Produk dan jaringan pelan-pelan diperbaiki. Bidikan besar pun sudah dicanangkan, yakni meraih 10 persen market share pada 2020.

Jika sampai akhir 2014 ini SIS mematok 4 persen pasar sepeda motor nasional, berarti peningkatan market share sampai 2020 adalah 1 persen per tahun. ”Itu angka minimum. Kalau bisa lebih besar dari 1 persen per tahun,” kata Motoo Murakami, Managing Director 2W SIS, (5/12/2014).

Angka tersebut tampaknya kecil, namun jika kita melihat pasar sepeda motor di Indonesia yang mencapai 8 juta unit per tahun, 1 persennya sudah 800.000 unit! Jumlah yang cukup besar untuk Suzuki yang saat ini terengah-engah mengembalikan pamor sebagai ”The Big Four” produsen sepeda motor asal Jepang selain Honda, Yamaha, dan Kawasaki.

SportMarukami menjelaskan, Address memang akan menjadi tulang punggung baru dengan sejumlah kelebihannya. Namun itu saja belum cukup. Di segmen sport, SIS akan melakukan revitalisasi besar-besaran di semua model.

Paling santer beredar kabarnya adalah sport 150cc baru, terinpirasi Gixer 150 di India. Soal ini Marukami tak mau berkomentar. Justru dirinya menyebut bahwa segmen 250cc akan diperbaiki bahkan diperbarui total. Suzuki Jepang akan mengembangkan model 250cc ini paling tidak 1 hingga 2 tahun.

”Suzuki mempunyai DNA dan tradisi sport yang cukup besar. Pelan-pelan kami akan mengarahkannya ke sana, seiring dengan kembalinya Suzuki di MotoGP mulai musim 2015,” ujar Marukami.
Read More